Dewan Pengurus Pusat (DPP) Perhimpunan Pemimpin dan Tokoh Kristen Indonesia (PEMKRIS) resmi dilantik dan dideklarasikan di CWS Hall, Gedung Kenanga, Senen, Jakarta, pada Kamis (20/8/2026) pukul 16.00 WIB.
Ketua Umum DPP PEMKRIS Periode 2026-2031, Bishop Dr Joshua Tewuh, MTh, dilantik oleh Ketua Dewan Pengawas PEMKRIS, Irjen Pol (Purn) Dr Ronny F. Sompie, SH, MH. Pelantikan tersebut disaksikan anggota Dewan Pengawas lainnya, termasuk Mantan Menteri Hukum dan HAM Prof Dr Yasonna Laoly, SH, MH.

Ronny Sompie memberikan penjelasan dalam sambutannya bahwa PEMKRIS dibentuk untuk menjaga, mengawal dan memberikan advokasi terhadap kekristenan Indonesia menuju INDONESIA EMAS 2045.
Oleh karena itu, Ia berharap kebersamaan para Pemimpin dan Tokoh Kristen di Indonesia perlu dibangun dalam rangka memperkuat pembangunan seluruh anak bangsa.
Sompie pun mengajak kepada para pemimpin dan tokoh Kristen Indonesia bersatu bersama PEMKRIS.
“Kami mengajak seluruh Pemimpin dan Tokoh Kristen di Indonesia bersatu dalam wadah PEMKRIS tanpa mempersoalkan denominasi dan aras gereja juga tidak dalam kaitan politik praktis.” undang Sompie.

Sedangkan Bishop Dr Joshua Tewuh dalam sambutannya menyatakan bahwa jabatan yang diembannya merupakan anugerah Tuhan. Ia berkomitmen menjalankan amanat sesuai tema PEMKRIS, “Jaga, Kawal dan Advokasi Kekristenan Indonesia”.
Usai dilantik, Ketua Umum DPP PEMKRIS akan segera menyusun kepengurusan secara lengkap, merumuskan program kerja, serta melakukan audiensi dengan instansi pemerintah terkait dan tokoh-tokoh Kristen.

Acara dihadiri sejumlah tokoh senior organisasi Kristen, antara lain Dr Theo L. Sambuaga, Komjen (Purn) Dr Dharma Pongrekun, serta para pemimpin jemaat dari berbagai aras gereja. Mewakili Menteri Agama hadir Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Dirjen Bimas) Kristen Kementerian Agama RI Dr Jeane Marie Tulung dan Staf Ahli Dr Gugun Gumilar, MA, PhD.
Para pejabat dan tokoh yang hadir memberikan sambutan, dimulai dari Yasonna Laoly, Theo L. Sambuaga, Dharma Pongrekun, Ronny F. Sompie, Dirjen Bimas Kristen Jeane Marie Tulung, hingga Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar.
Sebelum pelantikan, acara diawali dengan ibadah singkat yang dipimpin Pdt HBL Mantiri. Bacaan diambil dari Kisah Para Rasul 20:28 yang menekankan pentingnya pemimpin rohani menjaga diri sendiri dan melindungi jemaat dari ajaran sesat serta bahaya rohani.
Acara ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah.





Leave a Reply