PROTAPS Persekutuan Doa Oikumene Purnawirawan Polri Resmi Tunjuk Koordinator Baru

Jakarta – Persekutuan Doa Oikumene Tetap Setia (PROTAPS) terus menunjukkan eksistensinya sebagai wadah rohani yang solid di kalangan Purnawirawan Kepolisian Republik Indonesia. Sebelumnya pada Organisasi yang telah berdiri selama sembilan tahun ini kembali memperkuat komitmen pelayanannya melalui pergantian kepemimpinan yang berlangsung secara kekeluargaan.

Sejarah dan Perjalanan PROTAPS

PROTAPS didirikan sekitar 9 tahun lalu oleh sekelompok Purnawirawan Polri yang beragama Protestan dan Katolik. Tujuan utamanya adalah menciptakan ruang persekutuan doa dan ibadah yang oikumene, yaitu membangun kebersamaan antar denominasi Kristen dalam semangat persatuan dan kasih.

Pada awal berdirinya, PROTAPS dipimpin oleh Koordinator Irjen Pol Purn Drs Harry Montolalu dan Sekretaris Irjen Pol Purn Drs Lindung Simanjuntak. Kepemimpinan kemudian dilanjutkan oleh Irjen Pol Purn Drs Bagus Ekodanto sebagai Koordinator, dengan Irjen Pol Purn Drs Lindung Simanjuntak yang tetap setia mendampingi sebagai Sekretaris. Selama bertahun-tahun, kepengurusan lama telah berhasil menyelenggarakan berbagai kegiatan ibadah secara rutin dan berkualitas.

 Pergantian Koordinator Pelayanan Secara Aklamasi

Baru-baru ini PROTAPS melaksanakan pergantian Koordinator Pelayanan. Irjen Pol Purn Dr Ronny F. Sompie, SH., MH. secara aklamasi ditunjuk sebagai Koordinator baru. Keputusan ini diambil secara bulat oleh seluruh anggota PROTAPS yang hadir dalam acara ibadah Paskah PROTAPS di kediaman Ibu Lucy Leo Pardede, Jakarta Timur pada 16 April 2026. Pergantian kepemimpinan ini dilakukan dengan penuh rasa syukur dan penghargaan terhadap pengabdian para pendahulu. Irjen Pol Purn Dr Ronny F. Sompie dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh anggota. Beliau juga memohon dukungan dan partisipasi aktif dari semua anggota agar pelayanan rohani PROTAPS ke depan dapat semakin berkembang.

Visi dan Rencana Ke Depan

Dengan semangat baru, Koordinator PROTAPS yang baru menyatakan kerinduannya untuk memperluas keanggotaan. Beliau mengajak seluruh Purnawirawan Polri yang beragama Kristen (Protestan dan Katolik) untuk bergabung dalam persekutuan ini. Menurutnya, PROTAPS bukan sekadar organisasi doa, melainkan juga keluarga rohani yang saling menguatkan, mendukung, dan menjaga tali persaudaraan di masa purnatugas.

Salah satu langkah strategis yang akan segera diwujudkan adalah pembentukan badan hukum resmi PROTAPS melalui Surat Keputusan (SK) Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia. Dengan status badan hukum yang jelas, diharapkan segala kegiatan ibadah dan pelayanan dapat berjalan lebih terstruktur, transparan, dan mudah dikembangkan di masa mendatang.

Selama ini, PROTAPS telah sukses menyelenggarakan dua kegiatan ibadah besar tahunan, yaitu Ibadah Natal dan Ibadah Paskah. Kedua acara tersebut selalu menjadi momen yang dinanti-nanti para anggota karena diselenggarakan dengan penuh kekhusyukan, kehangatan, dan semangat kekeluargaan.

Ajakan Bergabung dengan PROTAPS

PROTAPS terbuka bagi seluruh Purnawirawan Polri yang ingin memperdalam kehidupan rohaninya dalam suasana oikumene yang sehat. Organisasi ini menekankan nilai-nilai kebersamaan, doa bersama, serta pelayanan yang tulus tanpa membedakan denominasi gereja.Dengan kepemimpinan baru yang dinamis, PROTAPS optimis dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi kesejahteraan rohani para anggotanya serta menjadi teladan persatuan di tengah masyarakat.Bagi yang berminat bergabung atau ingin mendapatkan informasi lebih lanjut tentang kegiatan PROTAPS, silakan menghubungi pengurus melalui jaringan Purnawirawan Polri yang telah bergabung.


───

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *