Apresiasi Visi & Misi Ketum Paimpuluan ne Tonsea Christ Pusung & Jajaran Serta Tantangan Dewan Pembina Perkuat Persatuan Warga Tonsea Perantauan

Paimpuluan ne Tonsea (PNT) telah sukses gelar perayaan Hari Ulang Tahun ke 28 tahun yang diadakan Sabtu, 1 November 2025 di Hotel Lumeos, Jakarta Pusat dengan mengambil tema “Regenerasi, Kaderisasi, dan Harmoni Komunal.

 

Perayaan tersebut dirangkaikan dengan ibadah syukur, selebrasi budaya dan jalinan keakraban warga Tonsea perantauan serta Final Tonsea Idol yang merupakan ajang ekspresi budaya generasi muda. Dimana Juara I Tonsea idol 202 adalah Vincensia Gabrielle Samantha (Patuarian Ne Matungkas), disusul Lifia Greacela Pattireuw (PERWAGIS Girian) sebagai Juara II, Jeanet Wulan Manua (Patuarian Laikit Dimembe) Juara III, Samuella Joy Angela Tairas (Patuarian Ne Matungkas) Juara IV, dan Brillyan Fandry Teteregoh (Patuarian Laikit Dimembe) Juara V.

 

 

HUT Paimpuluan ne Tonsea: Momentum Penguatan Ikatan Kekeluargaan Tonsea Melalui Rencana Kerja 

Dalam perayaan HUT PNT ke-28, apresiasi mendalam disampaikan kepada visi dan misi Ketua Umum (Ketum) PNT Brigjen Pol Christ Pusung, S.I.K., M.Han., M.H. beserta seluruh jajaran pengurus. Semua rencana kerja PNT ke depan yang dipaparkan dalam sambutan resmi mendapat sambutan hangat, sekaligus tantangan konstruktif dari Dewan Pembina.

Sambutan Ketum Paimpuluan ne Tonsea dan Respons Dewan Pembina

Brigjen Pol Christ Pusung menyampaikan rencana kerja PNT secara komprehensif, mencakup penguatan organisasi, pemberdayaan anggota, dan pelestarian budaya Tonsea di tanah perantauan. Rencana ini langsung mendapat dukungan penuh dari Dewan Pembina PNT, yang diwakili Letjen TNI (Purn) Loedwijk Pusung.

Dengan tegas, Letjen Loedwijk menantang Ketum PNT dan seluruh pengurus untuk mewujudkan semua rencana kerja yang telah digariskan. “Jangan hanya wacana, tapi wujudkan!” pesan beliau, menegaskan komitmen tinggi terhadap persatuan warga Tonsea.

Tantangan Kehadiran Penuh WATASI di Setiap Kegiatan Paimpuluan ne Tonsea

Lebih lanjut, Dewan Pembina menekankan kehadiran penuh seluruh WATASI (Wanua, Taranak, dan Fungsional) dalam setiap kegiatan PNT. Langkah ini dinilai krusial untuk:
• Mempererat ikatan persaudaraan Tonsea
• Membangun solidaritas kekeluargaan di perantauan
• Memastikan partisipasi aktif warga Tonsea dari berbagai elemen
“Dengan kehadiran penuh WATASI, ikatan persaudaraan dan kekeluargaan di antara sesama warga Tonsea di tanah perantauan akan semakin kuat.”— Dewan Pembina PNT

Bangga sebagai Warga Tonsea: Ajakan Perkuat Persatuan dan Rasa Kekeluargaan

Sebagai Ketua Dewan Pengawas Kerukunan Keluarga Kawanua, Ronny Sompie menyatakan rasa bangga luar biasa dapat hadir dalam acara HUT PNT yang diketuai oleh Michael A. Kambey sekaligus Bendahara Umum PNT ini. Momentum tersebut menjadi panggilan untuk memperkuat persatuan serta rasa kekeluargaan warga Tonsea perantauan, jelas Ronny.

“Mari torang perkuat persatuan dan kekeluargaan di antara warga Tonsea di Tanah Pasengkotan. Pakatuan wo Pakalawiden kita waya!” tutupnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *