Bahas Buku “Rekonstruksi Hukum Perdata: Kajian Kodifikasi di Belanda, Belgia, & Tantangan Indonesia” Bersama Dr. John Vic

Dr. Ronny F. Sompie, S.H., M.H., bersama Dr. Binsar John Vic S., S.H., M.M., M.A., membahas buku “Rekonstruksi Hukum Perdata: Kajian Kodifikasi di Belanda, Belgia, dan Tantangan Indonesia” karya Prof. Dr. H. Faisal Santiago, S.H., M.M., dan Dr Tina Amelia, S.H., M.H., M.M. dalam siniar di kanal YouTube @ronnysompie84.Dr.

Buku ini adalah buah karya akademik dari Prof. Dr. Faisal Santiago, S.H., M.M, selaku Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur, bersama Dr. Tina Amelia, S.H., M.H., M.M, Dosen Fakultas Hukum dan Pascasarjana Universitas Borobudur.

Dimana di dalamnya mengulas secara dalam proses kodifikasi hukum perdata di Belanda dan Belgia, serta menelaah relevansi dan tantangan penerapannya dalam sistem hukum di Indonesia.

Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata) di Indonesia dinilai sudah jauh tertinggal dibandingkan negara lain, bahkan menjadi salah satu penyebab kekalahan Indonesia dalam sengketa bisnis di pengadilan internasional. Hal ini diungkap saat kegiatan bedah buku secara hybrid pada Jumat (10/10/2025) di Universitas Borobudur. Kondisi ini mendesak adanya rekonstruksi (penataan ulang) hukum perdata nasional.

Untuk selanjutnya dikupas kembali oleh Dr. John Vic, seorang advokat dan dosen di Universitas Borobudur yang juga aktif di bidang hukum, termasuk sebagai Wakil Sekretaris Jenderal di DPP Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) dan Kepala Bidang Advokasi & Hubungan Eksternal di Forum Hukum BUMN.

Untuk selengkapnya silahkan klik tautan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *