Ronny Sompie mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai bagian dari Panitia Natal Nasional 2025. “Saya menyampaikan terima kasih karena telah dimasukkan dalam Panitia Natal Nasional,” ujarnya. Ia juga berbagi pengalaman menghadiri silaturahmi bersama Menteri Agama Republik Indonesia di Jakarta, yang menjadi momen perdananya dalam acara tersebut.
Pengalaman dan Harapan Ronny Sompie untuk Natal Nasional 2025
Sebagai tokoh asal Sulawesi Utara (Sulut), Ronny Sompie bukanlah wajah baru dalam kepanitiaan Natal Nasional. “Ini kali ketiga saya menjadi bagian dari Panitia Natal Nasional, setelah sebelumnya di tahun 2016 bersama Ketua Umum Menteri Perdagangan dan 2017 bersama Menteri Hukum dan HAM. Kali ini, saya bertugas sebagai Wakil Ketua Bidang Seminar,” ungkapnya.
Ia berharap Perayaan Natal Nasional 2025 dapat berjalan sukses, lancar, dan penuh makna. “Semoga perayaan ini terlaksana dengan baik, dengan kekompakan dan kerja keras seluruh panitia meski waktu persiapan terbatas hingga hari pelaksanaan,” tutur Sompie.

Penetapan Panitia Natal Nasional 2025
Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A., resmi menetapkan Panitia Perayaan Natal Nasional 2025 melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 1544 Tahun 2025, yang ditandatangani pada 7 Oktober 2025 di Jakarta. Pembentukan panitia ini bertujuan memastikan perayaan berlangsung tertib, efektif, dan akuntabel, dengan rangkaian kegiatan meliputi ibadah, aksi sosial, dan seminar rohani. Laporan kegiatan diharapkan disampaikan maksimal tiga bulan pasca-acara.
Perayaan Natal Nasional 2025 dijadwalkan pada 27 Desember 2025, dengan lokasi yang akan diumumkan kemudian. Panitia terdiri dari komposisi lintas denominasi dan profesional, termasuk tokoh nasional seperti Maruarar Sirait (Ketua Umum), Devi Taurisa dan Grace Salim (Wakil Ketua Umum), serta Pdt. Dr. Jason Joram Balompapueng (Ketua Pelaksana). Jajaran penasihat melibatkan nama-nama besar seperti Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Nataliaus Pigai, dan Thomas Djiwandono.
Peran Tokoh Sulawesi Utara dalam Panitia
Sulawesi Utara menunjukkan kontribusi besar dalam kepanitiaan tahun ini. Beberapa tokoh Sulut yang terlibat antara lain:
• Hashim Djojohadikusumo (Ketua Dewan Penasihat)
• Jeane Marie Tulung (Dirjen Bimas Kristen, Panitia Pengarah)
• Marsma TNI Yori Koloay (Penasihat Panitia)
• Irjen Pol. Royke Langie (Koordinasi Pengamanan dan Teknis)
• Irjen Pol. (Purn.) Ronny Franky Sompie (Wakil Koordinator Seminar)
• Simon Aloysius Mantiri (Bendahara Umum)
• Michael Umbas (Sekretaris Panitia)
• Conny Rumondor (Bidang Aksi Sosial)
• Melky Suawah (Bidang Massa/Pengarah Tamu)
Keterlibatan tokoh-tokoh Sulut ini menjadi kebanggaan masyarakat setempat, yang dikenal dengan semangat kebersamaan lintas denominasi dalam menyambut Natal.
Figur Rohani dan Kebersamaan Antarumat
Panitia juga diperkuat oleh tokoh-tokoh rohani ternama seperti Pdt. Dr. Hano Abdinasti Palit (Koordinator Ibadah), Pdt. Lenta Simbolon, dan Pdt. Marvel Ed Kawatu, yang mewakili berbagai gereja besar di Indonesia. Dengan susunan panitia yang inklusif, Perayaan Natal Nasional 2025 diharapkan menjadi momen sukacita iman sekaligus wujud toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Indonesia.
Penutup
Perayaan Natal Nasional 2025 bukan hanya peristiwa keagamaan, tetapi juga simbol persatuan bangsa. Dengan keterlibatan tokoh nasional dan daerah, termasuk peran besar Sulawesi Utara, acara ini diharapkan memperkuat nilai kasih dan toleransi. Pantau informasi terbaru mengenai lokasi dan detail acara di situs resmi Kementerian Agama atau kanal resmi terkait.


Leave a Reply