Banjir akibat luapan air Danau Tondano telah merendam ratusan rumah warga di sekitar danau selama dua bulan terakhir, mulai 21 April hingga Juni 2025, menurut laporan dari detik.com dan manadopost.id. Banjir ini disebut sebagai yang terparah sepanjang sejarah, menyebabkan kesulitan besar bagi masyarakat setempat.
Keprihatinan Ronny Sompie terhadap Banjir Danau Tondano
Tokoh nasional asal Sulawesi Utara, Ronny Sompie, menyampaikan keprihatinannya atas kondisi banjir ini. Ia menjelaskan bahwa genangan air yang masih tinggi menghambat aktivitas warga. Meski lokasi pengungsian telah disediakan, banyak warga memilih bertahan di rumah mereka.
Solusi Mengatasi Banjir Danau Tondano
Menurut Ronny Sompie, Danau Tondano, yang terletak di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, merupakan danau terluas di provinsi ini. Dikelilingi oleh Pegunungan Lembean, Gunung Kaweng, Bukit Tampusu, dan Gunung Masarang, danau ini berbatasan dengan desa-desa seperti Kakas, Koya, Kombi, Romboken, Tondano Timur, Tondano Barat, dan Tondano Utara. “Perlu kajian mendalam terkait dampak lingkungan banjir di sekitar Danau Tondano,” ujar Sompie. Ia menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, sistem transportasi, jaringan listrik, pasokan air, dan sistem pembuangan limbah untuk mendukung kehidupan masyarakat sekitar danau.
Pentingnya Infrastruktur untuk Masyarakat dan Pariwisata
Infrastruktur yang memadai menjadi fondasi penting bagi kegiatan ekonomi, sosial, dan kehidupan sehari-hari di sekitar Danau Tondano. Ronny Sompie menegaskan bahwa tanggung jawab ini tidak hanya berada di tangan Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa, tetapi juga melibatkan masyarakat setempat dan pelaku pariwisata yang memanfaatkan danau sebagai sumber kehidupan.
Dampak Lingkungan Banjir hingga ke Manado
Sompie juga mengingatkan bahwa banjir Danau Tondano tidak hanya berdampak pada desa-desa sekitar, tetapi juga pada wilayah yang dilalui aliran air danau menuju Kota Manado melalui sungai. Curah hujan tinggi dapat memperparah banjir, sehingga solusi komprehensif dan kolaborasi antarpihak menjadi sangat penting.
Langkah ke Depan untuk Danau Tondano
Untuk mencegah banjir di masa depan, pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan kajian lingkungan yang menyeluruh harus menjadi prioritas. Dengan perhatian dari semua pemangku kepentingan, Danau Tondano dapat tetap menjadi aset berharga bagi masyarakat Sulawesi Utara tanpa ancaman banjir yang merugikan.


Leave a Reply