Major 9 Juara 3 Indonesia’s Got Talent, Ronny Sompie Ajak Gelorakan Musik Kolintang Mulai dari SD

Sulut, – Major 9 raih Juara 3 Indonesia’s Got Talent (IGT) 2023. Sebelumnya tampil epik di Quarter Final IGT 2023, Major 9 merupakan kontestan asal Manado yang mampu menampilkan kolintang, alat musik tradisional menjadi musik Internasional dan terdengar sangat epik nan elegan. Ini menandakan betapa pentingnya upaya pelestarian nilai budaya Minahasa Provinsi Sulawesi utara di mata dunia, melalui Indonesia’s Got Talent 2023.

Major 9 sendiri tampil memesona di babak Quarter Final Indonesia’s Got Talent 2023, membawakan Lagu Faded versi tradisional, berhasil raih 4 standing Ovations dan di-notice Alan Walker.

Grup alat musik pukul ini mampu menampilkan talenta bermain alat musik tradisional kolintang berpadu musik modern dan orkestra. Mereka mendapat apresiasi dari Pemerhati Pariwisata Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Irjen. Pol. (Purn) Dr. Ronny Franky Sompie, SH., MH.

Menurut mantan Kadivhumas Polri saat diwawancarai di sela-sela acara pernikahan di Kakaskasen Tomohon, Senin (20/08/2023) mengatakan, bahwa apa yang telah ditampilkan oleh Major 9 ketika memainkan musik Kolintang dalam ajang Indonesia’s Got Talent 2023, mereka memberikan kontribusi sangat besar bagi upaya Pemerintah Indonesia untuk menjadikan musik Kolintang sebagai Warisan Budaya Tak Benda milik Indonesia c.q. Sulawesi Utara di UNESCO.

Ronny Sompie menuturkan bahwa musik kolintang bisa ditampilkan dengan berbagai jenis acara, dan bukan hanya terbatas membawakan lagu daerah.

“Ternyata musik Kolintang bisa digunakan untuk mengiringi penyanyi yang menyanyikan lagu bukan hanya lagu daerah semata. Dengan demikian musik kolintang bisa digunakan sebagai musik di gereja, acara budaya, acara pemerintah, acara ulang tahun, acara kedukaan, acara pernikahan dan acara apa saja,” kata putra daerah asal Tonsea ini.

“Oleh karena itu  saya mengajak warga Indonesia khususnya Sulawesi Utara untuk menggunakan musik Kolintang sebagai musik pengiring kegiatan apa saja baik budaya, pendidikan, keagamaan, pesta pernikahan, maupun pesta ulang tahun,” ucap Ronny Sompie. “Dengan demikian, penggunaan musik kolintang perlu digelorakan bagi generasi muda sejak masih dalam pendidikan di SD, SMP, SMA / SMK sampai perguruan tinggi,” tutur Ronny Sompie.

Dijelaskan Jendral Polisi Bintang Dua yang pernah menjadi orang nomor satu di Kepolisian daerah provinsi multi Pariwisata dunia ini, “Bahwa penggunaan musik kolintang di sekolah-sekolah perlu didukung dengan pengadaan sarana musik kolintang dan pelatihnya.”

“Oleh karena itu, perlu direncanakan dan dimasukkan kedalam Program Kerja dan Anggaran Provinsi, Kabupaten dan Kota di wilayah Sulawesi Utara, sehingga APBD di Provinsi, Kabupaten dan Kota disediakan anggaran untuk penguatan penggunaan musik kolintang sebagai Warisan Budaya Tak Benda asal Sulawesi Utara,” ungkap Bakal Caleg DPR-RI dari Partai Golkar Dapil Sulawesi Utara ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *